Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Propil SKI A 2016 UIN SUKA

PROPIL SINGKAT SKI A 2016 UIN SUNAN KALIJAGA, YOGYAKARTA          Nama Saya Muhammad Bayu Habibie, saya berasal dari pedalaman Aceh, tepatnya di Aceh Tengah dengan ibu kota Takengon, saya orangnya suka bercanda dengan teman-teman saya dan asyik untuk di jadikan teman (GR guanya) dan hoby saya adalah menjelajah dan mengekspedisi dunia.  Pada tahun 2016 lalu saya diterima dan dinyatakan lulus di salah satu universitas di pulau jawa,yaitu di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dengan cara tes melalui SPAN PTKIN (Jalur Pengiriman) saya lulus di Universitas tersebut dengan jurusan Sejarah Kebudayaan Islam, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya. setelah beberapa minggu bahkan bulan dengan teman-teman baru, saya langsung menganalisis orang-orang yang berada di kelas tersebut yaitu kelas SKI A 2016. di awal-awal masuk universitas ini saya rasa sangat seru dan penuh kebersamaan, bagaimana tidak, teman-teman SKI A sering mengagendakan jalan bareng kep...

PERDAGANGAN DAN ISLAMISASI DI ASIA TENGGARA

A.     Perkembangan Perdagangan di Asia Tenggara a.       Perdagangan Pra Islam Perdagangan merupakan hal yang di anggap penting bagi Asia Tenggara. Karena Asia tenggara dapat dijangkau oleh lalu lintas laut dan menguasai jalur maritim antara China dan pusat-pusat permukiman penduduk seperti India, Timur Tengah dan Eropa. Produknya yang berupa Cengkeh, Pala, Kayu Cendana, Kayu Sapan, Kamfer dan Pernis mendapatkan Pasaran sejak Zaman Romawi dan Han, Asia Tenggara menjadi sangat penting bagi perdagangan jarak jauh. Karena pada saat itu terbentuknya kapitalisme Saudagar Lada, Cengkeh dan Pala yang berasal dari Asia Tenggara. [1] Dari keseluruhan gambaran perdagangan Asia Tenggara, Rempah-rempah yang memikat para pedagang dari berbagai belahan dunia lain sebenarnya hanya mata dagangan dalam jumlah kecil, Rempah-rempah menjadi penting karena memperoleh keuntungan yang paling besar karena pada saat itu remah-rempah menjadi daya Tarik di Eropa ...

Tradisi Lisan, Teka Teki di Indonesia dan contohnya

PEMBAHASAN A.   Pengertian Pertanyaan Tradisional Pertanyaan tradisional atau yang lebih dikenal dengan teka-teki adalah pertanyaan yang bersifat tradisional dan memiliki jawaban yang tradisional pula. Pertanyaan dibuat sedemikian rupa, sehingga jawabannya sukar, bahkan seringkali baru dapat dijawab setelah mengetahui lebih dulu jawabannya. [1] Teka-teki adalah kalimat atau ungkapan yang disampaikan lewat bahasa tertentu dan menuntut orang lain untuk menebak sesuatu (objek) yang dipertanyakan. Pertanyaan Tradisional adalah jenis budaya rakyat kuno yang berisi berbagai macam informasi dan nilai yang beragam dengan fokus pada berpikir, meditasi dan kemampuan untuk membedakan antara kata-kata yang bertentangan, baik bertentangan karakter dalam sebuah kalimat atau teka-teki tunggal. Teka-teki dapat berupa wacana dialog, puisi, tembang, gambar, atau simbol-simbol tertentu. Menurut Mooreis Bloomfield, Teka-teki muncul sejak zaman dulu saat akal manusia mulai berinteraksi d...